The 1st Unjaya International Conference on Practice and Innovative Complementary in Midwifery (UNICOMMID)

Program Studi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA) Sukses menyelenggarakan The 1st Unjaya International Conference on Practice and Innovative Complementary in Midwifery (UNICOMMID) pada 13–14 November 2024. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh peserta dari berbagai institusi pendidikan serta tenaga kesehatan dari dalam dan luar negeri.

Kegiatan ini Mengusung tema “Evidence Based Practice and Complementary in Midwifery”, konferensi internasional ini menjadi forum ilmiah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas praktik kebidanan berbasis bukti ilmiah serta pengembangan inovasi terapi komplementer dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Program Studi Kebidanan FKES UNJAYA dalam mendukung penguatan kompetensi bidan dan tenaga kesehatan di tingkat nasional maupun global.

Konferensi dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Prof. Dr. rer. nat. apt. Triana Hertiani, S.Si., M.Si., serta dihadiri oleh pimpinan Fakultas dan Sivitas Akademika. Dalam sambutannya, Rektor UNJAYA menekankan pentingnya peran institusi pendidikan kebidanan dalam menghasilkan tenaga profesional yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.

UNICOMMID menghadirkan narasumber nasional dan internasional yang kompeten di bidang kebidanan dan kesehatan, antara lain Dr. apt. IGM. Wirabrata, S.Si., M.Kes., MM., MH, Prof. Intansari Nurjanah, S.Kp., M.NSc., Ph.D, apt. Niken Larasati, M.Si, Varsha Singh, DNP, APN, CT-CP, NEA-BC, FAHA, Dr. Louise Hughes dari Cardiff University, serta Asst. Prof. Dr. Nittaya Panngam dari Khon Kaen University.

Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan webinar dan Keynote Speech yang membahas berbagai isu strategis, seperti praktik kebidanan berbasis bukti, terapi komplementer, transformasi digital pelayanan kesehatan, serta penguatan resiliensi tenaga kesehatan. Hari kedua dilanjutkan dengan presentasi oral dan poster ilmiah yang menampilkan hasil penelitian dan kajian ilmiah dari para peserta. Ruang lingkup konferensi meliputi terapi komplementer dalam kebidanan, pendidikan kebidanan, kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, kehamilan dan persalinan, manajemen asuhan nifas, perawatan bayi dan balita, serta pemanfaatan teknologi dalam praktik kebidanan.

Selain sebagai ajang pertukaran ilmu dan jejaring akademik, konferensi ini juga memberikan luaran berupa publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan prosiding ber-ISSN, serta memperoleh Satuan Kredit Profesi (SKP) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Melalui penyelenggaraan UNICOMMID, Program Studi Kebidanan Fakultas Kesehatan UNJAYA menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan kebidanan yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan komplementer yang berbasis bukti ilmiah.