Farmasi Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta Mengikuti Bimbingan Teknis SPMI APTFI 2025

Program Studi Farmasi (S-1) dan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta berpartisipasi dalam Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) APTFI Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Farmasi UNJAYA dalam membangun dan memperkuat budaya mutu pendidikan kefarmasian, sejalan dengan kebijakan nasional pendidikan tinggi dan tuntutan peningkatan kualitas institusi.

Farmasi UNJAYA diwakili oleh apt. Sugiyono, M.Sc. selaku Ketua Program Studi Farmasi (S-1) dan apt. Nofran Putra Pratama, M.Sc. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Keduanya mengikuti forum penguatan implementasi SPMI yang membahas pemutakhiran perangkat mutu, pengembangan kapasitas audit mutu internal, serta strategi penjaminan mutu berkelanjutan.

Melalui bimbingan teknis ini, Farmasi UNJAYA memperdalam pemahaman dan penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) secara sistematis dan berkesinambungan, termasuk keterkaitannya dengan implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran (OBE) dan standar pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Partisipasi aktif dalam kegiatan Bimtek SPMI APTFI 2025 menegaskan komitmen Farmasi UNJAYA dalam memastikan proses pendidikan yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan, baik pada aspek akademik, tata kelola, maupun kualitas lulusan.

Seluruh upaya tersebut dilandaskan pada SKJA (Semangat Kejuangan Jenderal Achmad Yani) sebagai nilai dasar integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab institusi dalam menyiapkan lulusan farmasi yang kompeten, beretika, dan berdampak nyata bagi masyarakat serta sistem pelayanan kesehatan nasional.