Pembekalan PKPA PBF PSPPA UNJAYA: Peran Apoteker dalam Distribusi Obat Sesuai CDOB

Program Studi Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan pembekalan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA), kali ini pada wahana Pedagang Besar Farmasi (PBF). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman komprehensif mengenai peran apoteker dalam sistem distribusi obat yang sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku.

Pembekalan menghadirkan narasumber praktisi, yaitu apt. Afia Nur Azizah Suwardi selaku preseptor dari PBF Sapta Sari Tama. Dalam sesi ini, beliau menyampaikan materi bertema “Peran Apoteker dalam Melakukan Distribusi Obat di Pedagang Besar Farmasi (PBF), khususnya terkait CDOB”.

Materi yang disampaikan menekankan pentingnya penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) sebagai standar utama dalam menjaga mutu, keamanan, dan khasiat obat selama proses distribusi. Narasumber menjelaskan berbagai aspek penting dalam CDOB, mulai dari pengelolaan penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran obat, termasuk pengendalian suhu, sistem dokumentasi, serta penanganan obat khusus seperti produk rantai dingin dan obat-obat tertentu.

Selain itu, mahasiswa juga diberikan gambaran nyata mengenai tanggung jawab apoteker di PBF dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi, menjamin traceability produk, serta mengelola risiko dalam rantai distribusi. Diskusi interaktif yang berlangsung turut memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap tantangan dan praktik terbaik di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta berharap mahasiswa dapat lebih siap menjalani PKPA di wahana PBF serta memiliki kompetensi yang kuat dalam aspek manajerial dan teknis distribusi obat. Hal ini menjadi bagian penting dalam mencetak apoteker yang profesional, kompeten, dan berintegritas dalam mendukung sistem pelayanan kefarmasian di Indonesia.