Pembekalan PKPA UKOT PSPPA UNJAYA: Peran Apoteker dalam Kualitas dan Standarisasi Obat Tradisional

Pembekalan PKPA UKOT PSPPA UNJAYA: Peran Apoteker dalam Kualitas dan Standarisasi Obat Tradisional

Program Studi Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan pembekalan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) pada wahana Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2025 di Fakultas Kesehatan UNJAYA sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa dalam memahami praktik kefarmasian di sektor industri obat tradisional.

Pembekalan menghadirkan narasumber praktisi, yaitu apt. Duana Candradewi K preseptor dari PT Naturindo Fresh. Dalam kegiatan ini, beliau menyampaikan materi bertema “Peran Apoteker terhadap Kualitas dan Standarisasi Produk Obat Tradisional di Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT)”.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya peran apoteker dalam menjamin mutu, keamanan, dan khasiat produk obat tradisional melalui penerapan standar produksi yang baik. Apoteker berperan dalam proses pengawasan bahan baku, pengendalian proses produksi, hingga pengujian produk akhir agar memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Selain itu, aspek standarisasi juga menjadi kunci dalam menjaga konsistensi kualitas produk sehingga dapat diterima oleh masyarakat secara luas.

Mahasiswa juga diberikan wawasan mengenai penerapan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) sebagai pedoman utama dalam kegiatan produksi di UKOT. Diskusi interaktif yang berlangsung turut memperkaya pemahaman mahasiswa terkait tantangan dalam pengembangan produk herbal serta pentingnya inovasi yang tetap berbasis pada regulasi.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta berharap mahasiswa semakin siap menjalani PKPA pada wahana UKOT serta memiliki kompetensi yang kuat dalam menjamin kualitas dan standarisasi produk obat tradisional. Hal ini menjadi bagian penting dalam mencetak apoteker yang profesional, kompeten, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan industri obat tradisional di Indonesia.