Program Studi Keperawatan (S-1) Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) melaksanakan student exchange program di Boromarajonani College of Nursing Khon Kaen (BCNKK), Thailand, pada 8 November hingga 6 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi strategi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya dalam peningkatan pembelajaran mahasiswa di luar negeri.
Program ini diikuti oleh mahasiswa semester VII reguler yang telah melalui proses seleksi, yaitu Dwinda Yuliana Putri, Lola Arista, Oktavia Lestari, dan Muhammad Adam Zuhdi. Kegiatan ini didampingi oleh Ketua Program Studi Keperawatan (S-1), Dewi Utari, serta melibatkan sivitas akademika BCNKK sebagai mitra pembelajaran.
Pelaksanaan pembelajaran luar negeri ini menjadi salah satu upaya strategis dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi global, khususnya cultural competence dalam pelayanan keperawatan. Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan soft skills seperti adaptif, resilien, kemandirian, serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi situasi lintas budaya dan sistem kesehatan yang berbeda.
Thailand dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena memiliki karakteristik yang relatif serupa dengan Indonesia, baik dari aspek budaya, kondisi sosial, maupun biaya hidup. Kesamaan ini memberikan konteks pembelajaran yang relevan, sekaligus memungkinkan mahasiswa untuk melakukan perbandingan terhadap sistem pelayanan kesehatan di kedua negara.
Kerja sama ini juga didukung oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) melalui Memorandum of Agreement (MoA) dengan jaringan Boromarajonani College of Nursing di Thailand. Secara khusus, Program Studi Keperawatan Unjaya menjalin kemitraan dengan BCNKK yang berada di bawah Kementerian Kesehatan Thailand dan memiliki keunggulan dalam pengembangan pelayanan primary health care. Kolaborasi ini mencakup berbagai kegiatan, seperti kuliah pakar, keterlibatan dalam konferensi internasional, pengabdian kepada masyarakat, serta penelitian bersama.
Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami perbedaan dan perkembangan sistem pelayanan kesehatan primer antara Indonesia dan Thailand, sehingga memperkaya perspektif dalam praktik keperawatan komunitas.
Adapun tujuan dari pelaksanaan program ini meliputi:
- Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami cultural competence.
- Mengembangkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris secara aktif.
- Meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang primary health care.
- Memberikan pengakuan pembelajaran melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui credit transfer.
- Mengimplementasikan kerja sama internasional dalam bidang pendidikan
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.
