Tiga dosen dari Program Studi Farmasi (S-1) dan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan kefarmasian. Ketiga dosen tersebut, apt. Mardiana Puji Lestari, M.Farm., apt. Nanda Tsalasani Zulfaidah, M.Pharm.Sci., dan apt. Novia Ariani Dewi, M.Clin.Pharm., berhasil meraih nilai tertinggi dalam Pelatihan Moulage dan Pelatih Pemeran Standar OSCE (Objective Structured Clinical Examination) yang diselenggarakan secara nasional oleh Panitia Nasional Ujian Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Apoteker Indonesia (PN UKMPPAI) Tahun 2025.
Pelatihan ini diikuti oleh dosen dari berbagai Perguruan Tinggi Farmasi di Indonesia dan dilaksanakan pada 17–18 Mei 2025 bertempat di Artotel Suites Bianti Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pendidik farmasi untuk meningkatkan kompetensi dalam simulasi klinik berbasis moulage serta pelatihan pemeran standar OSCE, guna mendukung pelaksanaan evaluasi kompetensi calon apoteker yang objektif, terstandar, dan berkualitas.
Keberhasilan dosen UNJAYA dalam meraih capaian terbaik mencerminkan komitmen institusi dalam penguatan pembelajaran klinik dan asesmen berbasis kompetensi, khususnya dalam menghadapi pelaksanaan OSCE UKMPPAI. Kompetensi ini diharapkan dapat diimplementasikan secara optimal dalam proses pembelajaran, praktikum, dan pembinaan mahasiswa baik di Program Studi Farmasi (S-1) maupun PSPPA.
Program Studi Farmasi UNJAYA memandang capaian ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan peningkatan kualitas lulusan, sejalan dengan tuntutan standar nasional pendidikan kefarmasian dan kebutuhan pelayanan kesehatan. Prestasi ini juga menjadi teladan dan motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi profesional, etika, dan keterampilan klinik dalam menghadapi dunia kerja kefarmasian.

