Prodi Farmasi (S-1)

Program Studi Farmasi (S-1) Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 50 Tahun 2015 dan SK Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No 177/KPT/I/2016 tanggal 11 Mei 2016. Prodi Farmasi Unjaya memulai operasional pembelajaran pada Tahun Akademik 2017/2018 dan telah memperoleh akreditasi “B” dari LAM-PTKes dengan Skep Nomor 0545/LAM-PTKes/Akr/Sar/XI/2021. Prodi Farmasi Unjaya berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu menuju Akreditasi Unggul.

Penyelenggaraan pendidikan di Prodi Farmasi Unjaya dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi kefarmasian yang akurat, ilmiah, dan mudah dipahami, di tengah kompleksitas penggunaan obat, suplemen kesehatan, serta bahan alam berkhasiat obat yang beredar luas di masyarakat. Sebagai bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, Prodi Farmasi Unjaya memadukan pendidikan kefarmasian yang berwawasan global dengan promosi kesehatan berbasis bukti, agar lulusan tidak hanya menguasai obat dan produk kesehatan, tetapi juga mampu berperan aktif dalam edukasi, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Perkuliahan ditempuh selama empat tahun (delapan semester) dengan total 146 SKS, di mana kurikulum disusun berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI), serta Standar Profesi Apoteker (SPA). Kegiatan akademik diampu oleh dosen berpengalaman dan kompeten dengan kualifikasi Profesor, Doktor, dan Magister dari lima kelompok keilmuan, yaitu Teknologi Farmasi, Biologi Farmasi, Kimia Farmasi, Farmasi Klinik dan Komunitas, serta Manajemen Farmasi. Proses pembelajaran menerapkan pendekatan Student Centered Learning (SCL) yang menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa. Evaluasi dilakukan secara objektif melalui Computer-Based Test (CBT) dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) untuk menjamin capaian kompetensi akademik yang terukur.

Lulusan Program Studi Farmasi Unjaya dipersiapkan menjadi Sarjana Farmasi yang berwawasan global, adaptif terhadap kemajuan ilmu dan teknologi, serta berkarakter profesional dan humanis. Profil lulusan mencerminkan integrasi antara ilmu, etika, dan karakter, yaitu sebagai care giver yang peduli dan santun, communicator yang efektif, decision maker yang tanggap dan tepat, manager yang mampu mengelola sumber daya, leader yang visioner, researcher yang inovatif, teacher yang inspiratif, entrepreneur yang kreatif, life-long learner yang terus berkembang, serta health promotor yang mampu mengintegrasikan ilmu kefarmasian dengan prinsip promosi kesehatan berbasis bukti.

Visi Program Studi 

Menjadi Program Studi yang unggul, berwawasan global, memiliki penciri promosi kesehatan di bidang kefarmasian yang berbasis bukti, dengan semangat Kejuangan Jenderal Achmad Yani.

Misi Program Studi 

  1. Menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi yang terintegrasi dan berkesinambungan di bidang kefarmasian, berwawasan global, memiliki penciri promosi kesehatan yang berbasis bukti, dengan semangat Kejuangan Jenderal Achmad Yani.
  2. Mengimplementasikan kerja sama dengan stakeholder untuk mewujudkan daya saing global.
  3. Menyelenggarakan tata kelola program studi yang berorientasi mutu, bersinergi dan berkelanjutan.
  1. Menghasilkan lulusan yang unggul di bidang kefarmasian, berwawasan global, memiliki penciri promosi kesehatan yang berbasis bukti, dengan semangat kejuangan Jenderal Achmad Yani.
  2. Terselenggaranya pendidikan farmasi yang bermutu dan responsif terhadap kemajuan ilmu dan teknologi serta terintegrasi dengan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  3. Menghasilkan penelitian yang mendukung promosi kesehatan berdasarkan ilmu serta praktik kefarmasian berbasis sains, teknologi, dan penggunaan obat yang rasional.
  4. Menghasilkan pengabdian kepada masyarakat melalui promosi kesehatan yang memberikan solusi terhadap permasalahan kesehatan.
  5. Terjalinnya kerja sama yang berkelanjutan dengan stakeholder dalam implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.
  6. Terselenggaranya manajemen yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan.

Lulusan Sarjana Farmasi memiliki peluang karier luas di berbagai sektor:

  1. Pelayanan kefarmasian klinik dan komunitas: rumah sakit, apotek, puskesmas dan klinik.
  2. Industri farmasi: bidang produksi, pengawasan mutu (QA/QC), riset dan pengembangan (R&D) registrasi dan regulatory affairs, serta manajemen rantai pasok.
  3. Distribusi dan logistik farmasi: Pedagang Besar Farmasi (PBF), distributor alat kesehatan dan kosmetik, atau perusahaan logistik farmasi.
  4. Regulasi dan pemerintahan: BPOM, Kemenkes, Dinas Kesehatan, maupun lembaga sertifikasi halal.
  5. Wirausaha dan start-up farmasi: pengembangan produk herbal, kosmetik, aplikasi digital kesehatan, nutraseutikal, dan green pharmacy.
  6. Akademik dan penelitian: menjadi peneliti muda atau melanjutkan studi profesi apoteker dan S2/S3.

Dalam menunjang kegiatan pembelajaran di Prodi Farmasi (S-1) Fakultas Kesehatan Unjaya tersedia fasilitas yang lengkap, di antaranya:
1. Ruang kelas yang representatif
2. Perpustakaan dengan koleksi buku dan jurnal yang memadai
3. Ruang CBT (Computer Based Test)
4. Ruang OSCE (Objective Structured Clinical Examination)
5. Kandang hewan uji
6. Laboratorium yang terdiri dari:
       a. Laboratorium Teknologi Farmasi
       b. Laboratorium Kimia Farmasi
       c. Laboratorium Biofarmakologi
       d. Laboratorium Bahan Alam dan Mikrobiologi
       e. Laboratorium Farmasi Klinik dan Komunitas
       f. Laboratorium Instrumen/Penelitian