Kuliah Umum Penguatan Interpersonal Skill untuk Meningkatkan Profesionalisme Teknisi Pelayanan Darah

Program Studi Teknologi Bank Darah (D-3), Fakultas Kesehatan, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA) menyelenggarakan Kuliah Pakar bertemakan “Penguatan Interpersonal Skill untuk Meningkatkan Profesionalisme Teknisi Pelayanan Darah” pada Sabtu, 1 November 2025 bertempat di Auditorium Fakultas Kesehatan UNJAYA. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Muhammad Hidayat, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Acara diikuti oleh 126 mahasiswa aktif Program Studi Teknologi Bank Darah (D-3). Kegiatan berlangsung secara luring dengan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme.

Yuli Astuti, A.P.TTD, SST., MKM. selaku Keprodi Teknologi Bank Darah (D-3), dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan kuliah pakar ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang pelayanan darah. “Kami ingin lulusan Teknologi Bank Darah tidak hanya kompeten secara akademik dan teknis, tetapi juga unggul dalam soft skill, terutama kemampuan interpersonal yang sangat dibutuhkan di bidang pelayanan darah,” ujarnya.

Muhammad Hidayat, S.Psi., M.Psi., Psikolog. selaku narasumber menekankan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup bagi tenaga kesehatan, khususnya teknisi pelayanan darah. “Interpersonal skill adalah fondasi penting dalam membangun kepercayaan, menjaga komunikasi efektif, dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari cara kita berinteraksi dengan donor, keluarga pasien, dan rekan kerja,” jelasnya. Selain pemaparan materi, mahasiswa juga diajak melakukan kegiatan interaktif berupa pengisian Inventori Gaya Berpikir (Thinking Style Inventory) dan permainan reflektif “Binggo TBD”. Melalui pengisian kuesioner gaya berpikir, mahasiswa dapat mengenali pola pikir dan cara berkomunikasi, sedangkan kegiatan Binggo TBD membantu peserta saling mengenal lebih dekat, membangun keakraban lintas angkatan, dan menumbuhkan empati sebagai bagian dari penguatan interpersonal skill.