Program Studi Farmasi (S-1) Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada lima dosen Farmasi UNJAYA yang berhasil memperoleh Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Penerima pendanaan beserta judul kegiatan adalah sebagai berikut:
- apt. Rizqa Salsabila Firdausia, M.Pharm.Sci.
Optimasi Kondisi Ekstraksi Metode Ultrasonikasi (UAE) dari Bunga Telang dengan Response Surface Methodology terhadap Kandungan dan Aktivitas Penangkalan Radiasi UV. - apt. Dianita Febrina Leswara, M.Farm.
Eksplorasi Potensi Antibakteri Sediaan Topikal Ekstrak Etanol Rimpang Jahe Hitam terhadap Bakteri Penyebab Infeksi pada Kulit Manusia. - apt. Mitsalina Fildazah Rif’ah, M.Pharm.Sci.
Pengembangan Model Autentikasi Susu Kambing Etawa dan Kefir dengan Pendekatan Metabolomik dan Fingerprinting Spektroskopi Berbasis Kemometrika. - apt. Dwi Larasati, M.Pharm.Sci.
Optimasi Nanopartikel Kitosan Berbasis Ekstrak Kunyit, Jahe, dan Sereh dengan Desain Faktorial dan Kemometrik. - apt. Shalahuddin Al-Madury, M.Clin.Pharm.
Perbandingan Efektivitas Pill Box dan Medication Chart dalam Peningkatan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Lansia di Balai Pelayanan Sosial.
Capaian ini mencerminkan komitmen dan konsistensi dosen Farmasi UNJAYA dalam mengembangkan riset yang inovatif, aplikatif, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pelayanan kesehatan. Topik penelitian yang diangkat mencakup pengembangan bahan alam, teknologi sediaan farmasi, autentikasi pangan fungsional, hingga peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian berbasis pasien.
Program Studi Farmasi UNJAYA berharap kegiatan penelitian dan pengabdian ini dapat berjalan dengan optimal, menghasilkan luaran ilmiah dan produk inovatif yang bermanfaat, serta memperkuat peran institusi dalam pengembangan ilmu kefarmasian dan pengabdian kepada masyarakat.
Prestasi ini juga diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa untuk aktif mengembangkan minat dan kompetensi di bidang penelitian dan pengabdian, serta menumbuhkan semangat sebagai agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat, sejalan dengan nilai SKJA (Semangat Kejuangan Jenderal Achmad Yani).

